Jamur Bekpeker. Powered by Blogger.
RSS

JAKARTA ISLAMIC CENTRE, TANAH PROSTITUSI YANG DISULAP JADI KAWASAN RELIGI


Jakarta Islamic Center nampak dari depan (Foto: Doc Google)


Terletak di Jalan Kramat Jaya, Koja – Jakarta Utara, Jakarta Islamic Centre (JIC) merupakan bangunan megah yang digunakan sebagai pusat pendidikan agama Islam sekaligus tempat wisata religi di Ibukota Jakarta. JIC  bahkan termasuk dalam daftar program 12 destinasi wisata pesisir yang dibuat Pemkot Administrasi Jakarta Utara.

Dalam dunia pariwisata, Jakarta Islamic Centre dianggap sebagai simbol peradaban Islam termegah yang terdapat di Jakarta dan Indonesia pada umumnya. Tempat ibadah yang megah, gedung pertemuan, perpustakaan islam dan lainnya hanyalah salah satu dari  banyaknya fasilitas penunjang yang ada di Jakarta Islamic Centre ini.

Tapi, dibalik kemegahan dan kereligian JIC tak banyak orang yang tahu  tentang masa lalu tempat ini. Ya, lokasi wisata serta pusat pendidikan dan peribadatan umat muslim ini dulunya dikenal sebagai “tanah dunia hitam” yang menyuguhkan berbagai kesenangan duniawi berupa hiburan malam. Bukan hanya sebagai kawasan perjudian, namun juga kawasan bisnis esek-esek alias pelacuran. Tepatnya, disebut dengan kawasan Kramat Tunggak. Kawasan yang sangat populer keberadaannya diera tahun 1970-an serta tahun 1980-an silam.

Kerja keras Pemporv DKI  pada kepemimpinan Gubernur Sutiyoso kemudian berhasil membuat gebrakan yang luar biasa dengan program pembersihan lokasi tersebut. Lalu mengganti imej buruknya dengan mendirikan Jakarta Islamic Centre ini. Berdirinya JIC juga membuat dampak positif bagi masyarakat sekitar yang pada umumnya beragama Islam. Beberapa daerah yang dulu kumuh juga kemudian berangsur-angsur menjadi pemukiman yang layak dan nyaman.

Penasaran dengan bagaimana kemegahan Jakarta Islamic Centre, Anda bisa menjadikan salah satu destinasi liburan Anda dibulan Ramadhan ini.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment